Rabu, 09 Maret 2016

PPG Didepan mata, persiapan apa saja?


            Geliat persiapan PPG sudah mulai nampak dikalangan calon peserta. Beberapa sudah bersiap menata semua yang akan mereka bawa ketika PPG. Namun, persiapan tidaklah cukup dari segi barang bawaan saja, semuanya perlu dipersiapkan. Berdasarkan pantauan tim PPGnews via media sosial, persiapan yang dilakukan para calon peserta dikelompokan menjadi berikut ;

1. Persiapan Administrasi

Syarat administrasi yang diajukan oleh LPTK bagi sebagian calon peserta sangatlah menguras energi, biaya, dan perasaan. Bayangkan saja syarat administrasi seperti pembuatan SKBN, Surat Keterangan Berbadan Sehat dan SKCK bila ditotal menelan biaya sekitar 200ribu, belum lagi tenaga yang dikeluarkan saat mengurusinya. Namun semua itu tidak seberapa dampak psikologisnya dibandingkan dengan pembuatan Surat Keterangan Belum Menikah dari Kelurahan dan Surat Pernyataan Tidak Akan Menikah selama PPG. Melalui surat tersebut para calon peserta merasa bahwa Kejombloan dan Kebelum-lakuan mereka disertifikasi dan dilegalkan oleh pemerintah. Pun mereka harus menelan kenyataan pahit bahwa setahun kedepan belum bisa mereguk kebahagiaan berumah tangga. Semoga tidak ada syarat tambahan seperti Surat Pernyataan Tidak akan Cinlok selama PPG, eh?.

2. Persiapan Barang bawaan

Bagi kaum adam, persiapan barang bawaan tidaklah menjadi sebuah masalah berarti. Mereka terlahir untuk berfikir simpel “bawa seperlunya, yang lain bisa menyusul”. Berbeda dengan mereka, calon peserta putri memampang visi “bawa semuanya selama masih muat, haram hukumnya ketinggalan barang” setiap kali melakukan packing. Mari berdo’a agar tidak ada kuli panggul yang terkilir tangannya saat membawakan barang-barang milik mereka.



3. Persiapan Fisik dan Mental

Jeda selama 7 bulan tak jarang mengakibatkan kesehatan fisik dan mental para calon peserta agak terganggu menurun. Beberapa yang merasa gendutan selama jeda, perlahan-lahan mengatur kembali pola makan dan mebiasakan olahraga. Bagi yang merasa kurusan, secara mendadak menjadi rakus hingga memakan tiang rumah sebagai cemilan  peduli terhadap penampilan. Persiapan mental yang paling terasa dikalangan calon peserta adalah memperbanyak baca buku, memperbanyak piknik (bakal dapet larangan piknik setahun kedepan), memperbanyak begadang tidak produktif, dan memperbanyak teman curhat untuk tempat mengeluh saat PPG nanti.

4. Persiapan Hati

Dari semua persiapan, mempersiapkan hati agaknya menjadi yang paling rumit, kompleks, dan korban perasaan. Pasalnya, ada beberapa hal yang harus mereka tinggalkan sebelum memasuki dunia asrama PPG. Meninggalkan rumah akan sangat berat ketika 7 bulan ini bisa bermalas-malasan dan bercengkrama dengan keluarga. Terlebih lagi harus Meninggalkan teman-teman dilingkungan rumah yang bersedia menerima kita nganggur adanya apa adanya. Namun dari semua itu yang terberat adalah saat harus kembali Meninggalkan pasangan yang pernah kita tinggalkan setahun selama SM-3T (kalo belum putus). Beruntunglah bagi pasangan yang keduanya ikut PPG (satu lokasi) karena LPTK tidak mempunyai “alat pendeteksi potensi pacaran selama PPG” jadi keadaan relatif aman. Pesan kami, jaga perasaan para kaum jomblo legal ya...hiks.


Demikian persiapan yang sejauh ini terpantau dari radar PPGNews. Semoga bisa menjadi referensi bagi yang lain. Jadi, sudah sejauh mana persiapanmu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar