Geliat persiapan
PPG sudah mulai nampak dikalangan calon peserta. Beberapa sudah bersiap menata
semua yang akan mereka bawa ketika PPG. Namun, persiapan tidaklah cukup dari
segi barang bawaan saja, semuanya perlu dipersiapkan. Berdasarkan pantauan tim PPGnews via media sosial, persiapan yang dilakukan para calon peserta dikelompokan
menjadi berikut ;
1. Persiapan
Administrasi
Syarat administrasi yang diajukan oleh LPTK bagi sebagian calon
peserta sangatlah menguras energi, biaya, dan perasaan. Bayangkan saja syarat
administrasi seperti pembuatan SKBN, Surat Keterangan Berbadan Sehat dan SKCK
bila ditotal menelan biaya sekitar 200ribu, belum lagi tenaga yang dikeluarkan
saat mengurusinya. Namun semua itu tidak seberapa dampak psikologisnya
dibandingkan dengan pembuatan Surat Keterangan Belum Menikah dari Kelurahan dan
Surat Pernyataan Tidak Akan Menikah selama PPG. Melalui surat tersebut para
calon peserta merasa bahwa Kejombloan dan Kebelum-lakuan mereka disertifikasi
dan dilegalkan oleh pemerintah. Pun mereka harus menelan kenyataan pahit bahwa
setahun kedepan belum bisa mereguk kebahagiaan berumah tangga. Semoga tidak ada
syarat tambahan seperti Surat Pernyataan Tidak akan Cinlok selama PPG, eh?.
2. Persiapan
Barang bawaan
Bagi kaum adam, persiapan barang bawaan tidaklah menjadi sebuah
masalah berarti. Mereka terlahir untuk berfikir simpel “bawa seperlunya, yang
lain bisa menyusul”. Berbeda dengan mereka, calon peserta putri memampang visi
“bawa semuanya selama masih muat, haram hukumnya ketinggalan barang” setiap
kali melakukan packing. Mari berdo’a agar tidak ada kuli panggul yang terkilir
tangannya saat membawakan barang-barang milik mereka.
3. Persiapan
Fisik dan Mental
Jeda selama 7 bulan tak jarang mengakibatkan kesehatan fisik dan
mental para calon peserta agak terganggu menurun. Beberapa yang merasa
gendutan selama jeda, perlahan-lahan mengatur kembali pola makan dan mebiasakan
olahraga. Bagi yang merasa kurusan, secara mendadak menjadi rakus hingga
memakan tiang rumah sebagai cemilan
peduli terhadap penampilan. Persiapan mental yang paling terasa
dikalangan calon peserta adalah memperbanyak baca buku, memperbanyak piknik
(bakal dapet larangan piknik setahun kedepan), memperbanyak begadang tidak
produktif, dan memperbanyak teman curhat untuk tempat mengeluh saat PPG nanti.
4. Persiapan
Hati
Dari semua persiapan, mempersiapkan hati agaknya menjadi yang
paling rumit, kompleks, dan korban perasaan. Pasalnya, ada beberapa hal yang
harus mereka tinggalkan sebelum memasuki dunia asrama PPG. Meninggalkan rumah akan sangat berat ketika 7 bulan ini bisa
bermalas-malasan dan bercengkrama dengan keluarga. Terlebih lagi harus Meninggalkan teman-teman dilingkungan
rumah yang bersedia menerima kita nganggur adanya apa adanya. Namun dari
semua itu yang terberat adalah saat harus kembali Meninggalkan pasangan yang pernah kita tinggalkan setahun selama
SM-3T (kalo belum putus). Beruntunglah bagi pasangan yang keduanya ikut PPG
(satu lokasi) karena LPTK tidak mempunyai “alat pendeteksi potensi pacaran
selama PPG” jadi keadaan relatif aman. Pesan kami, jaga perasaan para kaum
jomblo legal ya...hiks.
Demikian persiapan yang sejauh ini terpantau dari radar PPGNews.
Semoga bisa menjadi referensi bagi yang lain. Jadi, sudah sejauh mana
persiapanmu?




Tidak ada komentar:
Posting Komentar